PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF MAHASISWA PADA APLIKASI E-COMMERCE DALAM PERSPEKTIF ETIKA KONSUMSI SYARIAH
Keywords:
pembelian impulsif, e-commerce, etika konsumsi syariah, israf, maslahahAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya mahasiswa yang terbiasa menggunakan aplikasi e-commerce dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Fitur flash sale, diskon, gratis ongkos kirim, dan live shopping menghadirkan kemudahan bertransaksi sekaligus berpotensi mendorong pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pembelian impulsif mahasiswa pada aplikasi e-commerce serta mengkajinya berdasarkan prinsip etika konsumsi syariah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah dan publikasi akademik yang relevan, terutama terbitan 2023–2026. Analisis dilakukan melalui identifikasi tema, pengelompokan faktor pendorong pembelian impulsif, dan interpretasi berdasarkan prinsip konsumsi Islam. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa pembelian impulsif berkaitan dengan rangsangan pemasaran, kondisi emosional, pengendalian diri, pengaruh sosial, serta karakteristik platform digital. Dalam perspektif syariah, pembelian spontan tidak secara otomatis bertentangan dengan Islam. Perilaku tersebut perlu dinilai berdasarkan tujuan, kemampuan finansial, manfaat barang, serta konsekuensinya terhadap pemenuhan kebutuhan dan tanggung jawab ekonomi. Pembelian yang berlebihan dan tidak memberikan manfaat berpotensi mengarah pada israf dan tabdzir, sedangkan prinsip qana’ah, keseimbangan, dan maslahah dapat menjadi landasan pembentukan perilaku konsumsi yang bertanggung jawab.
Kata Kunci : pembelian impulsif, e-commerce, etika konsumsi syariah, israf, maslahah
